Dilarang Grogi Saat Live Report

Dilarang Grogi Saat Live Report

Yasir Nene Ama, juralis Kompas TV memberikan kuliah umum mengenai live report kepada mahasiswa Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara (UMN)

Yasir Nene Ama, juralis Kompas TV memberikan kuliah umum mengenai live report kepada mahasiswa Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara (UMN)

Live reporting merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan jurnalis televisi. Mereka diwajibkan untuk mampu menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh pemirsa secara langsung dengan lugas dan sesuai dengan fakta yang ada. Namun demikian, untuk bisa melakukan live reporting dengan baik tidaklah mudah dilakukan. Dibutuhkan beberapa persiapan supaya live report bisa berjalan dengan lancar.

Inilah yang kemudian dibagikan oleh jurnalis Kompas TV Yasir Nene Ama dan jurnalis Metro TV Agnes Karina kepada mahasiswa program studi Jurnalistik semester 4 dalam kuliah umum Live Reporting di Executive Lounge Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Dalam kegiatan ini, Yasir menjelaskan keberhasilan suatu live report salah satunya didasari atas kerja sama antara produser, reporter lapangan, dan presenter di studio.

(Baca juga: Bekal Dasar Jurnalis di Era Konvergensi Media)

Yasir Nene Ama, juralis Kompas TV memberikan kuliah umum mengenai live report kepada mahasiswa Jurnalistik Universitas Multimedia Nusantara (UMN)

“Sebelum melakukan live report sudah ada alur yang diberikan oleh produser. Reporter yang bertugas di lapangan tugasnya mencari informasi lalu bertugas melaporkan poin-poin yang nantinya ingin disampaikan saat live kepada produser. Selain itu, agar berjalan lancar, pertanyaan yang akan ditanyakan oleh presenter dipastikan tidak melenceng dari informasi yang sudah didapat oleh reporter di lapangan,” ungkapnya.

Yasir juga memberikan tips agar reporter bisa tampil dengan maksimal saat live report. Misalnya saja menguasai materi yang akan disajikan saat live. “Kita bisa mencari informasi pendukung terkait materi dari google atau berita-berita yang sudah ada. Dengan tambahan wawasan seperti ini, kita sebagai reporter akan bisa menyajikan data secara lebih kaya. Mengetahui ruutan informasi yang akan diberikan, menggunakan bahasa sederhana, serta mengendalikan grogi saat live merupakan tips lain yang diberikan oleh Yasir.

“Grogi pasti dirasakan oleh semua jurnalis yang akan melakukan live. Terutama jika saat breaking news ada pertanyaan dari presenter yang tidak kita tahu jawabannya. Jika sudah demikian, kita harus tetap tenang. Lalu, setelahnya menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut sebaik mungkin,” papar jurnalis Kompas TV ini.(*)

by Grace Natali – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika | Sistem Informasi | Sistem Komputer|Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi | Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia

two × 1 =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + 15 =