UMN: Dari Akreditasi Institusi A Menuju World Class University

UMN: Dari Akreditasi Institusi A Menuju World Class University

con_serahterimaskaiptMemasuki usianya ke-10 di tahun 2017 ini, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mendulang banyak prestasi. Pada akhir Desember 2016 lalu, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) memberikan nilai A untuk akreditasi institusi UMN. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan bernomor 3000/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2016. Hal ini menjadikan UMN unggul sebab di antara lebih dari 3 ribu perguruan tinggi swasta yang ada di Indonesia, UMN memiliki akreditasi institusi A.

Surat Keputusan Akreditasi Institusi ini diserahterimakan oleh Dr. Totok Prasetyo, B.Eng., M.T. selaku Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi, Direktur Jenderal Kelembagaan IPTEK & DIKTI kepada UMN pada Kamis (19/1) di UMN. Sebelumnya UMN telah mendapat peringkat III tingkat Universitas untuk Aspek Kelembagaan dari Kopertis Wilayah III tahun 2016.

Akreditasi dalam sebuah perguruan tinggi menjadi sangat penting sebab hal inilah yang menentukan standar mutu dan penilaian sebuah perguruan tinggi. Akreditasi yang unggul akan menentukan pula penilaian terhadap kualitas pengajaran serta lulusan perguruan tinggi tersebut.

Dr. Ninok Leksono selaku Rektor UMN mengungkapkan rasa syukur atas diraihnya akreditasi institusi A ini. “Keberhasilan UMN mendapatkan akreditasi institusi A ini tentu saja sangat membesarkan hati seluruh civitas academica UMN. Ini hasil kerja keras seluruh komponen yang ada di UMN. Namun, pepatah mengatakan ‘dalam setiap kehormatan ada kewajiban’. Jadi, hasil akreditasi ini pun harus disikapi sebagai amanah untuk menjaga kualitas pendidikan dan mengembangkannya,” ungkap Ninok.

Dalam acara serah terima ini, Totok memberikan tantangan bagi UMN untuk terus meningkatkan kualitasnya. “Selamat atas prestasinya karena sudah berhasil mendapatkan akreditasi A. Namun, jangan hanya berhenti puas dengan akreditasi A saja. Bila dalam usia 10 tahun sudah bisa mencapai akreditasi A, maka saya menantang UMN di usianya nanti yang ke-15 bisa masuk menjadi World Class University. Sebab hingga saat ini, dari 4455 universitas di Indonesia, baru 2 universitas yang masuk dalam peringkat 500 besar dunia,” ungkapnya.

Akreditasi institusi yang dilakukan oleh BAN-PT ini merupakan hasil penilaian terhadap tata kelola universitas. Untuk mencapai akreditasi institusi unggul tentu diperlukan kerja keras untuk mencapai persyaratan, mulai dari tata pamong, sistem penjaminan mutu, sarana prasarana yang terbaik sesuai dengan standar industri, dosen berkualitas dan berpengalaman, penelitian, kegiatan mahasiswa yang aktif dan berprestasi. Hal ini sesuai dengan rencana induk pengembangan UMN, sasaran dalam periode ini adalah excellent teaching.

Pencapaian ini memantapkan langkah UMN untuk mencapai visinya menjadi sebuah World Class University. Menurut Ninok, visi ini menjadi upaya pencapaian jangka menengah dan jangka panjang UMN. “Untuk mencapai tujuan tersebut salah satu langkah yang bisa diambil adalah terus mengembangkan kemitraan dengan universitas di luar negeri serta meningkatkan pertukaran staf pengajar serta peneliti asing,” jelasnya.

Visi UMN menjadi World Class University juga terlihat dari pembuktian para mahasiwa untuk bersaing di kancah internasional. Banyak dari mereka menjuarai kompetisi dan festival baik di dalam dan luar negeri. Prestasi tersebut antara lain adalah empat mahasiswa Ilmu Komunikasi peminatan Jurnalistik terpilih menjadi perwakilan Indonesia dalam event World Press Freedom Day di Helsinki, Finlandia pada 2-4 Mei 2016, unit kegiatan mahasiswa (UKM) Ultima Sonora meraih satu Gold Diploma (kategori Folklore) serta dua Bronze Diploma (kategori Mixed Voice dan Musica Sacra) di Singapore International Choral Festival (SICF) 2016, film dokumenter ‘Mata Elang’ terpilih menjadi film dokumenter terbaik dalam ReelOzInd (sebuah festival dan kompetisi film pendek pertama Australia dan Indonesia), empat piala Dewantara diraih oleh mahasiswa dan institusi UMN di ajang Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016, mahasiswa program studi Sistem Komputer UMN mengalahkan ribuan peserta Cisco NetRiders 2016 kategori CCNA se-Asia Pasifik dan meraih peringkat 42 di tingkat se-Asia Pasifik dan peringkat 3 se-Indonesia, dan tiga karya mahasiswa Animasi UMN menjuarai semua kategori dalam Student Short Animation Award Baros International Animation Festival 2016.

Tak hanya Akreditasi Institusi, 4 program studi UMN lain pun telah mencapai nilai A. Keempat program studi tersebut adalah Akuntansi, Manajemen, Ilmu Komunikasi, dan Desain Komunikasi Visual. (*)

by: Grace Natali – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika | Sistem Informasi | Sistem Komputer | Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi | Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id

five × three =

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + 9 =