Asyiknya Belajar Saham Lewat Kartun & Komik Strip

Asyiknya Belajar Saham Lewat Kartun & Komik Strip

con_duittoBanyak dari kita yang hanya familiar dengan kata saham tetapi tidak memahaminya secara medalam. Tak jarang saham diartikan secara salah. Bermain saham sama dengan berspekulasi dan tak jarang banyak merugikan orang yang membeli saham. Namun benarkah demikian? Jawabannya belum tentu. Apabila memahami pergerakan saham dan keuntungan yang bisa didapat, berinvestasi melalui saham bisa jadi sesuatu yang menyenangkan. Lantas apakah ada cara asyik yang bisa ditempuh untuk memahami saham secara mendalam?

Melalui talkshow berjudul “Making Money with Stocks and Cartoon” yang diselenggarakan oleh Kontan dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) di Lecture Hall pada Senin (7/3) kemarin, Kontan ingin memberikan pengetahuan lebih soal investasi dan saham melalui medium bernama komik dan kartun. Acara talkshow ini dibawakan oleh Thomdean, kartunis nasional penerima penghargaan Adinegoro 2017  dan Lukas Setia Atmadja selaku pakar finansial. Keduanya berkolaborasi menciptakan cerita-cerita  dalam komik Duitto bertema bisnis dan investasi yang terbit di Harian Kontan.

Thomdean menceritakan bagaimana proses kreatif dalam pembuatan karakter Duitto dan tantangan yang ia hadapai dalam membuat komik bertema bisnis dan investasi. Menurutnya, hal ini memiliki kesluitan tersendiri dan membuatnya harus banyak belajar mengenai dunia bisnis. “Sebab, kalau tidak paham soal seluk beluk dan istilah dalam dunia bisnis dan investasi bagaimana mungkin bisa tercipta hasil komik dan kartun Duitto yang maksimal. Itulah penting bagi saya untuk belajar banyak mengenai hal ini. Untunglah saya punya rekan bernama Lukas yang banyak memberi ide soal naskah yang hendak dibuat,” kata Thomdean.

Selain itu, Lukas Setia Atmadja juga bercerita banyak mengenai munculnya karakter Duitto dan kerinduannya untuk memperkenalkan dunia investasi dan saham dengan cara yang simpel kepada masyarakat luas. “Salah satu cara mudah untuk belajar sesuatu adalah melalui medium gambar, kartun dan komik. Itulah sebabnya Duitto lahir di Harian Kontan,” paparnya.

Dalam acara ini, Kontan juga mengajak para peserta talkshow yang berasal dari program studi DKV serta FTV untuk mengikuti lomba cartoon war. Pemenangnya akan mendapatkan hadiah menarik serta hasil karyanya akan dipamerkan di Bursa Efek Indonesia.(*)

by: Elma Adisya – Universitas Multimedia Nusantara News Service

Kuliah di Jakarta untuk jurusan program studi Teknik Informatika | Sistem Informasi | Sistem Komputer | Akuntansi|Manajemen|Ilmu Komunikasi | Desain Komunikasi Visual, di Universitas Multimedia Nusantarawww.umn.ac.id

two + six =

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + sixteen =